Puteri LH 2015 Ugek Ajak Warga SDN Tanah Kalikedinding I Kurangi Sampah Wadah Makanan

SURABAYA – Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2016 segera digelar. SDN Tanah Kalikedinding I Surabaya menjadi tuan rumah/sekolah pertama lokasi Roadshow Pangeran & Puteri Lingkungan Hidup 2016 bersama Eco Mobile PJB. Roadshow ini digelar dengan menghadirkan Puteri Lingkungan Hidup 2015 Made Anindya Lakshita Devi yang juga siswa SDN Kaliasin I Surabaya, Jumat (5/2). 

Puteri Lingkungan Hidup 2015 Made Anindya Lakshita Devi (perempuan mengenakan selempang) bersama siswa SDN Tanah Kalikedinding I memotong sampah sayuran untuk diolah menjadi kompos menggunakan takakura

Puteri Lingkungan Hidup 2015 Made Anindya Lakshita Devi (perempuan mengenakan selempang) bersama siswa SDN Tanah Kalikedinding I memotong sampah sayuran untuk diolah menjadi kompos menggunakan takakura

Pada Roadshow ini, Ugek, panggilan akrab Made Anindya, mengajak sekitar 50 orang siswa SDN Tanah Kalikedinding I untuk mengurangi sampah non organik khususnya wadah makanan dan minuman sekali pakai. Sebelumnya Ugek mengambil sampel non organik yang ada di salah satu tempat sampah di sekolah itu. Sampah itu adalah gelas plastik bekas jajanan jasuke (jagung, susu dan keju).

“Cara mengurangi sampah non organik wadah makanan dan minuman sangat mudah. Yaitu dengan membawa sendiri wadah makan dan minum yang bisa digunakan berulang kali,” kata Puteri Lingkungan Hidup 2015 yang pernah sekitar dua tahun tinggal di Negeri Kanguru Australia ini.

Salah seorang siswa mempresentasikan rencana proyek lingkungan hidupnya

Salah seorang siswa mempresentasikan rencana proyek lingkungan hidupnya

Pada Roadshow ini, Ugek juga menjelaskan cara mengolah sampah organik menggunakan keranjang pengomposan takakura. “Takakura harus diletakkan di tempat yang terlindung dari sinar matahari dan hujan. Cara kerjanya seperti kucing yang buang air besar,” kata Ugek sambil memperagakan caranya sesaat setelah beberapa peserta pembinaan putra memotong sampah organik dapur yang didapat dari sekitar sekolah.

Pada roadshow itu, para siswa sekolah yang dikepalai Sumiyati itu diajak untuk segera memulai proyek lingkungan hidup sebagai wujud kepedulian pada lingkungan hidup. “Ayo peduli lingkungan hidup dengan membuat proyek lingkungan hidup yang gak hanya sehari selesai. Jangan lupa ikut serta Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2016,” ujar Ugek.

Siswa SDN Tanah Kalikedinding I juga diajak  menentukan proyek lingkungan hidup yang bisa mereka lakukan untuk mengikuti Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2016

Siswa SDN Tanah Kalikedinding I juga diajak menentukan proyek lingkungan hidup yang bisa mereka lakukan untuk mengikuti Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2016

Contoh-contoh proyek lingkungan hidup yang bisa dilakukan juga dijelaskan pada Roadshow itu. “Di sekolah kalian ada sekitar 4 keranjang komposter takakura. Itu bisa dijadikan proyek salah seorang  diantara kalian. Pembuatan biopori di sekolah, rumah atau perkampungan juga dijadikan proyek. Pemilahan sampah kertas juga bisa. Banyak judul proyek lainnya yang juga bisa dilakukan,” kata Aktivis Tunas Hijau Arief Fermansyah. (ron)