Karya Terbaik Lomba Poster Peduli Air ‘Jambore Air’

SURABAYA - “Selamatkan Hutan, Selamatkan air” merupakan pesan lingkungan yang dituliskan Arnold Sidi Prasetijo, siswa SDN Sidoarjo, pemenang lomba Poster Peduli Air yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya dalam kegiatan Jambore Air 2013 yang digelar di Taman Kebun Bibit Wonorejo, Sabtu (13/4). 

POSTER JUARA I: Karya Arnold Sidi Prasetijo

POSTER JUARA I: Karya Arnold Sidi Prasetijo

Siswa kelas 5 SDN Sidoarjo ini menghubungkan kaitannya pohon dengan air dalam isi poster lingkungan yang dibuatnya. Salah satu ajakan yang ingin disampaikannya adalah dengan menanam pohon maka bisa menyelamatkan ketersediaan air. Berdasarkan poster lingkungan milik Sidi Prasetijo ini, salah satu upaya paling mudah untuk menyelamatkan air adalah dengan tidak membuang-buang air secara percuma.

Selain itu, bisa juga dilakukan dengan melakukan kegiatan tanam pohon. “Karena cuma pohon yang memiliki fungsi secara alami untuk menyerap air hujan untuk masuk ke dalam tanah sehingga bisa membentuk mata air baru atau sebagai cadangan mata air,” ucap Sidi Prasetijo. Tidak hanya sekedar melakukan kegiatan secara individu, lebih lanjut akan lebih baik jika kegiatannya ini dilakukan oleh banyak orang.

POSTER JUARA II: Karya Satria Putri

POSTER JUARA II: Karya Satria Putri

Pentingnya peran air dalam kehidupan sehari-hari manusia disimbolkan Sidi Prasetijo dalam posternya dengan beragam aktivitas. Diantaranya menyiram tanaman, untuk minum hewan-hewan di hutan dan air minum manusia juga. Dalam gambaran poster yang bertema peduli air ini, beragam kegiatan lingkungan digambarkan sebagai bentuk penyelamatan air atau konservasi air.

Seperti contohnya adalah tanam pohon dan membuang sampah di tempatnya. ”Saya ingin mengajak banyak orang untuk menyelamatkan air dengan menanam pohon dan menjaga air dengan tidak membuang-buang air sia-sia,” ujar Arnold Sidi Prasetijo.

Lain halnya dengan poster peduli air karya Satria Putri, siswa SDN Juwet Kenongo, yang menyampaikan pesan lingkungan dengan judul “Setetes Air Kehidupan”. Pesan lingkungan tersebut begitu serasi dipadukan dengan gambaran keringnya batang pohon. Hal ini menjadikan poster milik Satria Putri ini menjadi terbaik kedua Lomba Poster Peduli Air. Melalui gambaran batang pohon yang kering tersebut, siswa kelas 4 ini ingin menyampaikan bahwa tindakan pemborosan air bisa membuat pohon-pohon akan kering kekurangan air.

“Banyak faktor yang menyebabkan kekeringan air, seperti cuaca panas atau musim kemarau panjang karena adanya pemanasan global. Selain itu, kondisi air bersih yang semakin habis karena tidak ada upaya untuk memperbaiki atau menyelamatkan air dengan melakukan berbagai upaya konservasi air,” jelas Anggriyan menjelaskan maksud poster milik siswa SDN Juwet Kenongo ini.

Upaya penyelamatan air ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya yang bisa dilakukan di sekolah adalah menanam pohon, membuat lubang resapan biopori dan gerakan menghemat air oleh seluruh warga sekolah. “Saya akan mengajak teman-teman saya untuk aktif menanam pohon di sekolah,” ujar Sidi Prasetijo. (ryan/ro)